Jumat, 14 Juli 2017

Cara Saya Mengatasi Anyang-anyangan Dulu dan Sekarang


Beberapa tahun lalu ketika baru saja resmi menyandang status ibu, saya kerap kali diserang anyang-anyangan karena sering menahan buang air kecil. Saya yang mengurus anak sendiri sedangkan suami kerja di luar kota harus sering mengalah ketika hasrat ingin buang air kecil muncul namun si bayi sedang asyik-asyiknya menyusu. Kalau sesi menyusunya cepat, saya beruntung bisa segera ke kamar mandi, tapi kalau sedang sial, saya harus menunda keinginan untuk buang air kecil dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga anyang-anyanganlah akibatnya.

Cerita menahan keinginan buang air kecil yang berakibat anyang-anyangan tersebut hampir setiap hari terjadi sehingga saya sudah kenyang dengan penyakit ini. Deritanya gak usah ditanya, anyang-anyangan sekali aja rasanya menyiksa apalagi kalau hampir tiap hari seperti saya.

Banyak cara yang saya lakukan untuk menyembuhkan anyang-anyangan yang saya derita waktu itu. Hampir semua saran dari orang terdekat saya lakukan demi mengusir anyang-anyangan dengan segera tapi gak ada satu pun yang benar-benar ampuh dalam mengobati keluhan saya. Cara yang saya lakukan dulu dalam mengatasi anyang-anyangan tersebut antara lain.

1. Mandi Air Hangat

Mandi air hangat saat terkena anyang-anyangan itu sebenarnya enak banget, nyeri anyang-anyangan bisa berkurang. Tapi efeknya cuma sesaat setelah badan tersiram air hangat aja, setelah itu? Nyerinya ya balik lagi.

2. Minum Air Putih Sebanyak-banyaknya

Alih-alih anyang-anyangan bisa segera terobati, yang ada malah perut saya terasa kembung dan begah banget setelah minum air yang banyak, nambah-nambahin derita aja.

3. Menahan Buang Air Kecil

Sebagaimana kita ketahui, salah satu ciri khas anyang-anyangan adalah air kencing yang keluar sedikit-sedikit tapi sering. Nah, setiap hasrat buabg air kecil itu muncul ketika anyang-anyangan, saya berusaha menahannya dan baru mengeluarkannya setelah beberapa lama. Harapannya sih, kencing yang sedikit-sedikit tersebut bisa keluar langsung banyak dan tuntas karena sudah terkumpul. Iya ini teori bikinan saya sendiri, sayangnya cara ini juga sama sekali gak mempan. Malah nyeri anyang-anyangan yang saya rasakan makin menjadi-jadi.

4. Membalurkan Balsam ke Tubuh

Anyang-anyangan membuat saya terus-terusan ke kamar mandi dan terkena air dingin sehingga badan rasanya makin gak nyaman. Jadi balsam saya gunakan untuk menghangatkan badan dan membuat perut lebih nyaman. Sayang dengan cara ini pun anyang-anyangannya sama sekali gak berkurang. Kadang saking frustasinya balsam gak cuma saya balurkan, tapi saya pakai untuk kerokan, berasa masuk angin aja, haha.

5. Minum Teh atau Kopi

Saya pernah baca, kandungan kafein pada teh atau kopi memiliki sifat deuretik alias meningkatkan produksi urin sehingga dapat dijadikan alternatif untuk menyembuhkan anyang-anyangan.

Dari beberapa cara yang saya coba, memang minum teh atau kopi yang paling ampuh mengatasi keluhan saya. Tapi prosesnya lama dan gak selalu berhasil, kadang anyang-anyangan baru bisa sembuh setelah minum beberapa gelas teh atau kopi tapi setelah itu jantung berdebar dan tenggorokan terasa kering.

Seiring dengan berkurangnya frekuensi Alif dalam menyusu sehingga saya bisa buang air kecil kapan saja, keluhan terhadap anyang-anyangan pun semakin berkurang dan akhirnya gak pernah menghampiri saya lagi.

Dan setelah bertahun-tahun bebas dari anyang-anyangan, saat hamil anak ke dua kali ini, penyakit tersebut datang lagi. Memang salah satu penyebab anyang-anyangan selain karena menahan hasrat untuk buang air kecil juga bisa karena sedang dalam kondisi hamil.

Untungnya sekarang saya sudah menemukan obat anyang-anyangan yang tepat, tanpa efek samping, dan tentunya aman untuk ibu hamil karena banyak direkomendasikan oleh para Dokter.

Obat tersebut adalah Prive Uricran. Eiitss, jangan mengira kalau Prive Uricran ini seperti obat-obatan pada umumnya yang berbentuk pil atau kapsul, obat ini justru lebih mirip sirup dengan rasa yang segar yang bikin ketagihan untuk mengonsumsinya.


Sebenarnya Prive Uricran ada dua jenis, pertama berbentuk kapsul dan kedua Prive Uricran Plus yang berupa serbuk yang penyajiannya harus diseduh dengan air dulu, bisa air hangat atau air dingin. Karena dasarnya saya emang malas minum obat, jadi yang menjadi pilihan saya adalah Prive Uricran Plus supaya acara minum obat lebih menyenangkan.

Prive Uricran sendiri memiliki kandungan utama buah cranberry yang sudah dikenal lama sebagai salah satu obat alami untuk anyang-anyangan dan Infeksi Saluran Kemih. Buah ini kaya akan vitamin C serta anti oksidan yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Selain itu antioksidan yang terdapat dalam cranberry dapat mencegah bakteri E. Coli menempel pada saluran kemih sehingga tak terjadi infeksi yang menyebabkan anyang-anyangan dan Infeksi Saluran Kemih.



Sayangnya buah Cranberry ini gak mudah dijumpai di semua tempat, khususnya Indonesia, sehingga solusi praktis untuk mengobati anyang-anyangan adalah dengan mengonsumsi Prive Uricran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES